BIKERSEXPERT.COM — Seri MotoGP Catalunya 2025 menjadi salah satu balapan yang paling dinantikan, terutama bagi para penggemar Marc Marquez.
Dengan performa yang luar biasa sepanjang musim ini, persiapan Marc Marquez di MotoGP Catalunya 2025 menjadi sorotan utama.
Kemenangan beruntun Marc Marquez telah membawa Ducati ke ambang gelar juara konstruktor MotoGP 2025 di Catalunya, sebuah pencapaian yang mencerminkan dominasinya yang tak terbantahkan.
Dengan 14 kemenangan berturut-turut, Marquez secara cepat mendekati gelar juara dunia MotoGP ketujuh yang telah lama dinantikan.
Namun, meskipun pembalap Ducati Lenovo itu tidak dapat mengamankan gelar juara pembalap akhir pekan ini di Catalunya, dominasinya berarti Ducati dapat memastikan gelar juara konstruktor 2025.
Penampilannya di trek kandang akan menjadi faktor kunci dalam perebutan gelar ini dan juga peluang Marc Marquez menjadi juara dunia secara keseluruhan.
Marquez sendiri mengakui bahwa sirkuit ini bukanlah salah satu lintasan terbaiknya di masa lalu, namun rekor impresifnya baru-baru ini di trek-trek yang secara statistik tidak menguntungkan menunjukkan bahwa ia mampu mengatasi tantangan ini.
Ia telah menaklukkan tempat-tempat yang dianggap lemah seperti Qatar, Assen dan Austria musim ini, sehingga hanya sedikit yang berani bertaruh melawan pembalap dengan nomor #93 ini untuk memperpanjang rekornya di Barcelona.
Peluang Ducati Juara Konstruktor
Meskipun jadwal MotoGP Catalunya 2025 dipenuhi dengan berbagai sesi yang padat, setiap sesi akan sangat krusial bagi Marquez untuk beradaptasi dengan lintasan dan menemukan feeling yang tepat.
Sirkuit Catalunya dikenal dengan tikungan-tikungan cepat dan perubahan elevasi yang menantang, yang memerlukan handling dan set-up motor yang sempurna.
Marquez memiliki rekor yang kurang mengesankan di sini, dengan hanya meraih dua kemenangan kelas utama, yaitu pada tahun 2014 dan 2019.
Hal ini menjadikan balapan di Barcelona sebagai ujian sejati bagi performa dan ketahanannya.
Pabrikan Italia itu, yang hanya kalah dua kali musim ini (di Grand Prix Prancis dan Inggris), kini unggul 276 poin atas Aprilia.
Ducati akan mengklaim gelar pabrikan keenam berturut-turut jika mereka meninggalkan Barcelona dengan keunggulan sedikitnya 259 poin.

