Ia unggul tipis 0.137 detik dari sang pemimpin klasemen kejuaraan Marc Marquez, yang menempati posisi kedua pada sesi warm-up.
Keberhasilan Alex ini menandakan bahwa timnya berhasil menemukan peningkatan signifikan pada setelan motor, membuatnya merasa lebih nyaman dan cepat di trek.
Di posisi ketiga kembali ditempati oleh Marco Bezzecchi dari tim Aprilia, menunjukkan konsistensi performanya sepanjang akhir pekan.
Alex Marquez sendiri mengungkapkan keyakinannya setelah sesi, menyatakan bahwa timnya sepertinya menemukan sedikit peningkatan untuk motornya. Ia menambahkan bahwa dirinya akan berusaha maksimal, tetapi yakin Marc, Pecco (Francesco Bagnaia), Quartararo, dan Bezzecchi juga akan menjadi pesaing tangguh di sana.
Pernyataan ini mengisyaratkan bahwa persaingan ketat di barisan depan dan antisipasi terhadap rival-rival tangguh dalam balapan utama nanti.
Hasil warm-up ini tidak hanya mengukuhkan performa keluarga Marquez, tetapi juga memberikan gambaran sekilas tentang potensi kecepatan para pesaing utama di kondisi lintasan yang berbeda.
Cerita Lain di Grid Assen: Rekor, Comeback, dan Livery Spesial
Selain drama di sesi pemanasan dan teka-teki ban, akhir pekan MotoGP Belanda 2025 di Sirkuit Assen juga diwarnai beberapa narasi menarik lainnya.
Tim Monster Energy Yamaha dan Prima Pramac Yamaha memanfaatkan sesi warm-up untuk memperkenalkan livery spesial mereka yang didominasi warna merah dan putih, terinspirasi dari Noriyuki Haga R7, sebagai bagian dari perayaan ulang tahun ke-70 Yamaha di dunia balap.
Fabio Quartararo, yang akan start dari pole position, memiliki misi besar untuk meraih kemenangan MotoGP pertamanya dan juga Yamaha sejak Sachsenring 2022.
Ia tentu ingin bangkit setelah mengalami crash dan kehilangan posisi keempat di Sprint Race.
Di sisi lain, Marc Marquez memiliki kesempatan emas untuk menyamai rekor legendaris Giacomo Agostini dengan 68 kemenangan di kelas utama, sebuah pencapaian yang akan menempatkannya sejajar dengan salah satu ikon olahraga balap motor.
Agostini sendiri hadir di Assen sebagai tamu kehormatan Yamaha, menyaksikan potensi pemecahan rekornya.
Sementara itu, rekan setim Marquez di Ducati, Francesco Bagnaia, akan berusaha mencetak kemenangan keempatnya secara beruntun di MotoGP Assen Belanda, sebuah rekor dominasi yang luar biasa di sirkuit ini.

