Proyek tersebut berupa sistem booking service pasca pengambilan STNK oleh konsumen yang baru membeli motor Honda.
Program ini membantu konsumen menjadwalkan servis pertama (KPB1) hingga servis reguler dengan lebih mudah dan terstruktur.
Melalui kerja sama erat yang terjalin antara tim Customer Relationship Management (CRM) dan tim bengkel, layanan ini terbukti sangat efektif.
Inovasi ini tidak hanya menyederhanakan alur kerja tim internal WARI, tetapi juga meningkatkan pengalaman pelanggan Honda secara signifikan.
Keberhasilan tersebut juga tidak lepas dari penyelarasan Network Operational Standard (NOS) yang ketat dan terdiri dari tiga pilar utama.
Pilar pertama, Premises, memastikan kondisi di dalam AHASS dalam keadaan yang nyaman dan bersih bagi konsumen yang datang.
kedua, People, menekankan kompetensi maksimal dari individual man power untuk bisa memberikan pelayanan terbaik.
terakhir, Process, menjamin prosedur layanan yang mudah, cepat, serta sangat transparan.
Membangun Budaya Leader dan Regenerasi
Menurut Agus Dwi, filosofi kepemimpinan bukan hanya soal jabatan saja, melainkan aksi nyata saat bertindak sehari-hari.
Ia menegaskan bahwa seorang leader sangat menentukan keberhasilan total timnya di lapangan.
Tugas utama leader adalah mengarahkan, memotivasi dan memastikan seluruh anggota tim bergerak sesuai tujuan manajemen.
Untuk itu, Agus rutin mengadakan briefing pagi, rapat mingguan, hingga sesi coaching personal bagi anggota tim yang membutuhkan dorongan lebih.
Langkah sederhana dan konsisten ini terbukti memperkuat kekompakan dan meningkatkan semangat kerja bersama seluruh tim.
Hasil penerapan pembelajaran LDP membuat tim WARI Ciputat semakin solid dan sangat bersemangat.
Kualitas pelayanan meningkat drastis, hubungan dengan konsumen semakin erat terjalin, dan angka repeat service pun naik signifikan.
Ke depan, Agus berharap bisa membawa WARI Ciputat semakin maju pesat sekaligus mencetak generasi pemimpin baru dari dalam.
Direktur PT WahanaArtha Ritelindo, Budi Setiawan, menutup dengan menyatakan bahwa kepemimpinan di WARI harus telah siap untuk regenerasi.
Hal ini penting agar operasional perusahaan tetap stabil di tengah dinamika bisnis yang terus berubah cepat.
Pengembangan sumber daya manusia WARI adalah komitmen utama perusahaan untuk memberikan pelayanan Maksimal kepada konsumen.

