Sport
Beranda » Berita » Yamaha Racing Indonesia di ARRC Mandalika 2025 Memperoleh Hasil Double Podium di Kelas SS600

Yamaha Racing Indonesia di ARRC Mandalika 2025 Memperoleh Hasil Double Podium di Kelas SS600

Yamaha Racing Indonesia di ARRC Mandalika 2025 Memperoleh Hasil Double Podium di Kelas SS600
Yamaha Racing Indonesia di ARRC Mandalika 2025 Memperoleh Hasil Double Podium di Kelas SS600

Namun, di lap terakhir, Candra terjatuh setelah bersenggongan dengan pembalap Jepang, Riichi Takahira, yang menyebabkan ia tidak finis.

Rider muda Yamaha Racing Indonesia, Fadil Al Gassani, juga tidak menyelesaikan balapan, begitu pula dengan pembalap wild card, Muhammad Fadhil Musyavi, meskipun sempat tampil baik di awal race.

Kondisi ini menunjukkan betapa ketatnya persaingan di Sirkuit Mandalika dan pentingnya setiap detail kecil dalam balapan.

Perbaikan dan Harapan Yamaha Racing Indonesia di ARRC pada Sisa Musim

Para pembalap melakukan perbaikan di race 2 kelas AP250.

Candra Hermawan finis di urutan ke-11. Muhammad Fadhil Musyavi, yang memulai dari posisi terakhir, berhasil memperbaiki performanya dan mendulang poin dengan finis di posisi ke-14.

Suzuki DR-Z4SM di IIMS 2026 Menjadi Primadona Baru Pecinta Supermoto Indonesia

Sementara itu, Fadil Al Gassani finis di posisi ke-21.

Hasil ARRC Mandalika 2025 ini memberikan tambahan poin bagi para pembalap.

Wahyu Nugroho tetap berada di posisi ke-4 Klasemen ARRC 2025 sementara dengan 95 poin, sedangkan M. Faerozi naik satu peringkat ke posisi ke-12 dengan 44 poin.

Manager Motorsport YIMM, Wahyu Rusmayadi, menyatakan bahwa pencapaian di Mandalika merupakan momen spesial.

Ia memuji daya juang tinggi para pembalap kelas AP250 dan menambahkan bahwa tim akan mengevaluasi hasil ini untuk sisa dua seri di Sepang dan Buriram.

Keberhasilan Kolaborasi IIMS 2026 Buktikan Kekuatan Ekosistem Otomotif Nasional

Fokus utama adalah perbaikan posisi di klasemen, dengan harapan Wahyu Nugroho bisa finis di tiga besar.

Para pembalap pun mengungkapkan kesan dan evaluasi berharga dari seri di Mandalika.

Wahyu Nugroho merasa podium dan pole position perdananya di Mandalika sangat spesial dan ia akan terus berjuang hingga akhir musim.

  1. Faerozi merasa hasil ini luar biasa, karena selain podium perdananya di SS600, ia juga melanjutkan pencapaian podium dari tahun lalu di kategori AP250.

Ia mendedikasikan podium ini untuk mendiang ibunya, serta ayah, istri dan anaknya yang telah menjadi sumber inspirasi terbesarnya.

Candra Hermawan menyatakan meskipun hasil race 1 kurang memuaskan, ia tetap berupaya mendapatkan poin dan berharap hasil yang lebih baik di dua seri penutup.

Penghargaan Motor IIMS 2026 Diberikan sebagai Apresiasi untuk Inovasi Terbaik

Terakhir, Fadil Al Gassani menyebut balapan di Mandalika sebagai pengalaman pertamanya yang bermanfaat bagi perjalanan balapnya dan berharap dapat menutup musim dengan lebih baik.

Secara keseluruhan, putaran keempat ARRC di Sirkuit Mandalika menjadi momen penting bagi Yamaha Racing Indonesia di ARRC, di mana mereka tidak hanya meraih hasil bersejarah tetapi juga mengidentifikasi area yang perlu ditingkatkan untuk sisa musim.

Perjuangan di Mandalika menjadi fondasi kuat bagi para pembalap untuk menghadapi tantangan berikutnya, membuktikan bahwa semangat “Semakin di Depan” tidak hanya ada di lintasan tetapi juga dalam menghadapi setiap rintangan.

Dukungan dari para penggemar dan dedikasi tim menjadi kunci keberhasilan, dan semua pihak optimistis bahwa akhir musim ini akan membawa lebih banyak pencapaian membanggakan.

Laman: 1 2