BIKERSEXPERT.COM — Royal Enfield terus membuktikan keseriusannya dalam memasuki pasar kendaraan listrik.
Melalui video teaser yang baru saja dirilis, mereka memamerkan motor listrik pertamanya yaitu Royal Enfield Flying Flea C6, yang tengah menjalani serangkaian uji coba ketahanan.
Uji coba kemiringan (incline test) yang sangat menantang ini dilakukan di kawasan pegunungan terjal Leh, Ladakh, India.
Langkah ini tidak hanya menunjukkan kepercayaan diri Royal Enfield pada produk barunya, tetapi juga menegaskan bahwa motor listrik Royal Enfield ini dirancang untuk performa tangguh di berbagai kondisi medan jalan, termasuk di ketinggian dan suhu ekstrem.
Pilihan lokasi ini sangat strategis untuk membuktikan kemampuan baterai dan motor listrik dari Royal Enfield ini di lingkungan yang paling menantang.
Menelusuri Performa Royal Enfield Flying Flea C6: Motor Listrik yang Tak Kenal Medan
Sebagai pelopor di segmen motor listrik dari Royal Enfield, motor listrik Royal Enfield model C6 ini dijanjikan akan membawa perpaduan sempurna antara desain klasik dan teknologi modern.
Kehadiran motor ini sudah lama dinantikan dan menjadi bagian dari strategi besar perusahaan untuk memperkenalkan sub-merek baru yaitu Flying Flea.
Video ini merupakan bagian dari seri dokumenter Ride & Tested yang akan mengupas tuntas setiap detail pengembangan motor listrik ini.
Meskipun masih ditutupi stiker kamuflase, beberapa detail yang terlihat mengisyaratkan sentuhan desain yang kental dengan warisan Royal Enfield.
Selain itu, motor ini juga menampilkan fitur-fitur canggih yang menjawab kebutuhan pengendara modern.
Uji coba motor listrik yang dilakukan di Leh, Ladakh ini bukan sekadar formalitas.
Wilayah ini dikenal memiliki medan yang sangat sulit, dengan tanjakan curam dan jalan berbatu.
Tujuan dari pengujian ini adalah untuk memastikan bahwa motor dapat beroperasi dengan optimal di kondisi paling ekstrem.
Dalam video tersebut, Royal Enfield Flying Flea C6 terlihat dengan mudah melibas tanjakan terjal, baik saat dikendarai sendiri maupun saat berboncengan dengan penumpang di belakang.
Hal ini membuktikan bahwa motor ini memiliki torsi dan tenaga yang mumpuni, yang sangat penting untuk motor di segmen petualangan.
Motor ini ditenagai motor mid-mount dengan penggerak rantai yang menawarkan performa setara motor bensin 125 hingga 150cc, dengan perkiraan bobot di bawah 100 kg.

