BIKERSEXPERT.COM — Suasana Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia menjadi latar belakang istimewa bagi putaran ketiga Pertamina Mandalika Racing Series 2025.
Mulai 15 hingga 17 Agustus 2025, deru mesin dari motor-motor balap kembali memekakkan telinga di Pertamina Mandalika International Circuit.
Ajang ini menjadi panggung bagi para pembalap untuk menunjukkan kemampuan mereka di sirkuit sepanjang 4,31 kilometer, menaklukkan setiap tikungan selama 8 hingga 10 putaran, tergantung kategori kelas masing-masing.
Pertamina Mandalika Racing Series juga menjadi saksi ketatnya persaingan, seperti yang terlihat pada putaran kedua sebelumnya, pada 20 hingga 22 Juni 2025, khususnya di kelas Underbone 150cc.
Perjalanan pembalap muda Indonesia menuju panggung balap motor global kini semakin nyata, berkat sinergi pembinaan yang strategis.
Pertamina Mandalika Racing Series 2025 berfungsi sebagai fondasi awal, sementara VR46 Riders Academy di Italia menjadi jembatan lanjutan yang memungkinkan talenta tanah air mendapatkan pelatihan berstandar internasional.
Inisiatif ini lahir dari kebutuhan mendesak setelah Idemitsu Asia Talent Cup (IATC) tidak lagi menjadi balap pendukung World Superbike (WSBK) pada tahun 2023.
Ajang ini diprakarsai oleh Eddy Saputra dari IMI Pusat dan Priandhi Satria, Direktur Utama MGPA.
Awalnya, kompetisi ini hanya menampilkan tiga kelas Kejurnas, yaitu 150cc, 250cc, dan 600cc.
Namun, Pertamina Mandalika Racing Series 2025 terus berkembang dengan penambahan kelas Underbone U25 dan Superbike 1000cc.
Dukungan dari Pertamina Lubricants sejak seri kedua tahun 2024 menjadi tonggak penting, tidak hanya dalam hal pembiayaan, tetapi juga peningkatan eksposur media, termasuk penayangan langsung di YouTube.
Jalur Pembinaan Junior U15 dan Kolaborasi VR46 Riders Academy
Salah satu terobosan paling berharga adalah pembukaan Kelas Junior U15 (150cc), yang dikhususkan untuk pembalap berusia 10–15 tahun.
Kelas ini dirancang sebagai jalur pembinaan berjenjang untuk memastikan para pembalap memiliki fondasi teknik, mental dan fisik yang kuat sebelum melangkah ke kelas balap yang lebih tinggi.
Keistimewaan program ini terletak pada hadiah pelatihan internasional di VR46 Riders Academy, milik legenda MotoGP, Valentino Rossi.
Para juara dan pembalap berprestasi dari kelas ini berkesempatan untuk berlatih di Tavullia, Italia, bersama nama-nama besar seperti Francesco Bagnaia, Marco Bezzecchi, dan Franco Morbidelli.

