Ban Pirelli menggantikan Michelin merupakan faktor yang sangat besar dan akan membawa tantangan baru.
Mengubah motor dari 1000cc menjadi 850cc tidak akan menjadi masalah yang sebesar ini.
Semua tim harus memulai dari nol dalam memahami karakteristik ban Pirelli yang berbeda.
Pengaruh Ban Pirelli pada Kinerja Ducati: Keuntungan Superbike yang Tidak Pasti
Ducati telah menikmati banyak kesuksesan.
Mereka sangat sukses dengan ban Pirelli di World Superbike selama bertahun-tahun.
Namun, Gigi Dall’Igna meragukan ini akan menjadi keuntungan bagi mereka.
Alasannya adalah perbedaan yang mendasar antara MotoGP dan WSBK.
Mereka harus mengubah dimensi roda yang tidak sama dengan Superbike.
Jadi, sudah pasti, ban MotoGP akan berbeda dari ban yang digunakan di WSBK.
Namun, teknologi yang dimiliki Pirelli adalah teknologi Superbike.
Jadi, tren ban di MotoGP mungkin akan mengikuti pola yang sama dengan ban WSBK.
Pengaruh ban Pirelli pada kinerja Ducati tidak akan menjadi keuntungan eksklusif.
Hal ini disebabkan banyak produsen lain juga memiliki pengalaman serupa.
Misalnya, Yamaha juga ada di Superbike.
Honda juga memiliki tim kuat di Superbike.
Mereka juga sudah memiliki gagasan tentang apa yang mereka butuhkan pada ban baru.
Ini membuat tantangan Ducati di MotoGP 2027 sama dengan pabrikan lainnya.
Tim Ducati harus bekerja sangat keras.
Mereka perlu memahami karakteristik dari ban baru tersebut, membangun motor yang sesuai dan menemukan setup terbaik untuk berada di lintasan.
Sukses di World Superbike tidak menjadi jaminan kesuksesan Ducati di MotoGP.
Perubahan ban ini akan membuat persaingan semakin menarik.

