Dengan tambahan 25 poin, total perolehannya kini mencapai 418 poin, menciptakan jarak 142 poin dari pesaing terdekatnya, Alex Marquez.
Keberhasilan Fermin Aldeguer meraih podium juga berdampak signifikan, menaikkan posisinya ke urutan kedelapan dalam klasemen dengan total 121 poin.
Kecelakaan yang dialami oleh Jorge Martin juga berimbas langsung pada posisinya di klasemen.
Dengan tidak adanya tambahan poin, ia harus puas berada di urutan ke-21.
Ini menjadi pukulan berat dalam upayanya mengejar ketertinggalan poin.
Sementara itu, meskipun Francesco Bagnaia tidak meraih hasil podium, ia tetap berada di tiga besar, menunjukkan konsistensi yang penting dalam persaingan gelar.
Perubahan posisi ini menunjukkan betapa krusialnya setiap seri balapan dalam perebutan gelar juara dunia, dan bagaimana poin MotoGP setelah Red Bull Ring ini menjadi penentu utama.
Berikut adalah klasemen sementra setelah MotoGP Austria 2025 selengkapnya:
- Marc Marquez – 418 poin
- Alex Marquez – 276 poin
- Francesco Bagnaia – 221 poin
- Marco Bezzecchi – 178 poin
- Franco Morbidelli – 144 poin
- Fabio di Giannantonio – 144 poin
- Pedro Acosta – 144 poin
- Fermin Aldeguer – 121 poin
- Johann Zarco – 114 poin
- Fabio Quartararo – 103 poin
- Brad Binder – 82 poin
- Raul Fernandez – 73 poin
- Maverick Viñales – 69 poin
- Enea Bastianini – 63 poin
- Luca Marini – 55 poin
- Ai Ogura – 53 poin
- Jack Miller – 52 poin
- Joan Mir – 42 poin
- Alex Rins – 42 poin
- Takaaki Nakagami – 10 poin
- Jorge Martin – 9 poin
- Lorenzo Savadori – 8 poin
- Pol Espargaro – 8 poin
- Augusto Fernandez – 6 poin
- Miguel Oliveira – 6 poin
- Somkiat Chantra – 1 poin
Balapan kali ini tidak hanya memperlihatkan dominasi dari pembalap, tetapi juga ketahanan mental para pembalap untuk menghadapi segala rintangan.
Marquez, sekali lagi, membuktikan bahwa ia adalah raja lintasan.
Peringkat pembalap MotoGP 2025 yang baru ini memberikan pesan kuat kepada para pesaingnya bahwa gelar juara musim ini akan sulit direbut darinya, mengingat jarak poin yang semakin melebar.
Para pembalap kini harus berhitung lebih cermat untuk seri-seri berikutnya demi menjaga harapan juara tetap hidup.

