Pada race kedua, Ia menunjukkan kemampuannya.
Dengan motor CBR600RR miliknya, Ia terus membayangi posisi pertama dan berhasil melakukan overtake di lap terakhir, mengunci kemenangan perdananya.
Ini menjadi momen bersejarah dan penuh emosi bagi Herjun.
“Ini menjadi kemenangan yang spesial buat saya karena kemenangan pertama dan bertepatan dengan hari yang luar biasa yaitu 17 Agustus,” ungkap pemuda asal Pati, Jawa Tengah ini.
Sayangnya, Adenanta tidak dapat melanjutkan race kedua karena mengalami kecelakaan saat superpole, dan Rheza tidak dapat finis karena kendala teknis.
Selain itu, Davino Britani juga berjuang di kelas National Sport 250cc di ajang MRS.
Ia berhasil meraih poin pertamanya dengan finis di posisi ke-10 di race pertama dan ke-11 di race kedua.
Kemenangan luar biasa juga datang dari ajang Kejurnas Motocross yang berlangsung di Wonosobo, Jawa Tengah.

Kemenangan Pembalap Astra Honda di Kejurnas Motocross
Pembalap muda Arsenio Alghifari berhasil meraih podium ganda, yaitu dua kemenangan di kelas MX2.
Pencapaian ini menambah panjang daftar prestasi pembalap Indonesia di Eropa dan kancah nasional yang membanggakan.
Rangkaian kemenangan pembalap Astra Honda pada 16 hingga 17 Agustus 2025 ini secara keseluruhan menjadi bukti nyata komitmen AHM dalam membina dan mengembangkan talenta-talenta balap Indonesia.
Keberhasilan Herjun Atna Firdaus dan Veda Ega Pratama di ajang internasional, serta dominasi Arsenio Alghifari di kancah nasional, telah menginspirasi banyak pembalap muda lainnya untuk terus berjuang.
Ini adalah bukti bahwa dengan kerja keras dan dukungan yang tepat, mimpi terbesar pun bisa tercapai.
Seluruh rakyat Indonesia kini menantikan prestasi-prestasi berikutnya dari para pebalap kebanggaan Tanah Air ini.
Dukungan dari publik akan terus menjadi bahan bakar semangat mereka untuk terus melesat di lintasan balap dunia.

