Sanksi pembalap MotoGP ini diharapkan menjadi peringatan bagi semua pembalap untuk selalu memprioritaskan keselamatan selama berada di lintasan.
Reaksi Para Pembalap Soal Insiden yang Terjadi
Insiden yang dialami pembalap Prancis itu memicu bendera merah untuk memperbaiki pagar udara dan saat itu Oliveira juga sedang tertatih-tatih melewati perangkap kerikil.
Insiden ini berdampak langsung pada dua pembalap lain.
Fabio Quartararo dan rekan setim Miller yaitu Miguel Oliveira, mengalami kecelakaan di Tikungan 6 yang sama.
Quartararo menduga kecelakaan itu disebabkan oleh cairan di lintasan, meski belum bisa dipastikan apakah berasal dari motor Miller.
“Saya tidak tahu mengapa saya mengalami kecelakaan, apakah itu oli atau hal lain, tetapi saya melihat petugas meletakkan sesuatu di lintasan (untuk menyerap cairan), jadi pasti ada sesuatu di sana,” ujar Quartararo.
Oliveira juga mengungkapkan keheranannya.
“Kecelakaan saya sungguh aneh, saya sangat terkejut, saya melihat panel oranye bergaris kuning di bagian dalam Tikungan 5 dan tiba-tiba saya terjatuh.”
Menanggapi insiden ini, Miller membela diri.
Ia mengklaim tidak ada oli yang keluar dari motornya.
“Saya memasuki Tikungan 1 dan rasanya seperti macet, tapi kemudian saya menarik kopling dan motor tetap melaju, saya melihat dan motor berasap ketika saya melepas gas, jadi saya mengendarainya kembali ke pitbox, tidak ada oli,” kata Miller, yang akhirnya finis di posisi ke-20.
“Saya mencoba kembali ke pitbox karena ban depan terlalu banyak, saya tidak ingin motor dingin dan tidak bisa menggunakannya lagi dengan sisa waktu 26 menit, hari yang penuh peristiwa” tambahnya.
Meskipun demikian, keputusan Steward tetap berlaku dan menunjukkan bahwa keselamatan di trek adalah prioritas utama.

