Kegigihan yang ia tunjukkan saat bangkit dari insiden tersebut menjadi sorotan banyak pihak, memperlihatkan kematangan mental seorang calon juara.
Memasuki balapan kedua, Arsenio tampil dengan pendekatan yang lebih terfokus dan matang.
Ia belajar dari kesalahan di balapan pertama, menjaga ritme balapnya dengan konsisten dan berani menekan di momen-momen krusial.
Pendekatan ini membuahkan hasil, di mana crosser asal Jakarta ini kembali finis di posisi kedua dan berhasil melengkapi raihan podium ganda pada seri kelima ini.
Hasil ini menegaskan dominasinya dan posisi kuatnya di kejuaraan.
Arsenio mengungkapkan perasaannya, “Balapan pertama jadi tantangan karena saya sempat terpeleset di lap terakhir, tapi bersyukur masih bisa finis di podium dua”.
“Di balapan kedua, kami melakukan sedikit perubahan pada setelan motor yang terasa positif, Saya berusaha menjaga ritme balap hingga akhir, dan kembali meraih podium dua”, tambahnya.
Klasemen Setelah Hasil Seri Kelima Kejurnas Motocross 2025
Performa konsisten Arsenio di Wonosobo membawa dampak signifikan pada klasemen Kejurnas Motocross 2025.
Dengan tambahan dua podium ini, Ia semakin kokoh di papan atas klasemen sementara di kelas MX2, dengan total koleksi 220 poin.
Poin ini menjadi fondasi yang kuat untuk terus bersaing di seri-seri berikutnya dan mewujudkan mimpi meraih gelar juara nasional.
Perebutan gelar akan semakin sengit di seri-seri akhir, di mana setiap poin sangat berarti.
General Manager Marketing Planning & Analysis PT Astra Honda Motor (AHM) yakni Andy Wijaya, memberikan apresiasi setinggi-tingginya atas konsistensi yang ditunjukkan oleh Arsenio.
“Podium yang diraih Arsenio ini membuktikan pembinaan Astra Honda tidak hanya di arena road race saja, tetapi juga kencang di arena Motocross,” ujar Andy.
Ia juga berharap pencapaian ini bisa menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia untuk terus berjuang meraih mimpinya di arena balap bersama Honda.
Konsistensi Arsenio Algifari meraih podium sejak awal musim menjadi modal penting bagi dirinya dan tim Astra Honda Racing Team untuk terus menguasai persaingan di Kejurnas Motocross Indonesia 2025.
Perjuangan di setiap seri, baik yang penuh drama maupun yang dilalui dengan konsisten, akan menjadi penentu dalam perebutan gelar juara nasional di penghujung musim.
Keberhasilan ini tidak hanya tentang poin, tetapi juga tentang mentalitas juara yang terus diasah di setiap putaran balap yang penuh tantangan.
Dengan 220 poin di tangan, Arsenio memiliki keunggulan yang menjanjikan dalam mengejar gelar dan mengukuhkan dirinya sebagai bintang masa depan motocross Indonesia.

