BIKERSEXPERT.COM — Pembalap binaan Astra Honda di kancah balap internasional dan nasional kembali mengukir prestasi yang luar biasa.
Hasil Red Bull Rookies Cup 2025 di Misano menjadi sorotan utama, di mana pembalap muda Indonesia tampil dominan dan membanggakan.
Pencapaian ini menjadi bukti keberhasilan program pembinaan dari PT Astra Honda Motor (AHM) yang terus melahirkan talenta-talenta terbaik bangsa.
Keberhasilan ini tidak lepas dari kerja keras dan dedikasi tinggi para pembalap, serta dukungan penuh dari masyarakat Indonesia.
Gelaran balap di Misano World Circuit Marco Simoncelli, San Marino, pada 14 September 2025, menjadi saksi bisu perjuangan dan hasil luar biasa dari pembalap Astra Honda.
General Manager Marketing Planning and Analysis AHM, Andy Wijaya, mengatakan bahwa pencapaian ini adalah buah dari kerja keras dan proses pembinaan berjenjang yang memang telah dilakukan sejak usia dini.
Ia juga menambahkan bahwa dukungan dari masyarakat Indonesia menjadi energi tersendiri bagi para pembalap binaan.
“Melalui semangat Satu Hati, kami berupaya terus mendukung pembalap binaan kami untuk bisa menunjukan bahwa mereka memiliki potensi dan bisa melesat kencang dan bersaing di arena balap dunia,” ujar Andy.
Perjuangan Veda Ega Pratama dan M. Kiandra Ramadhipa pada Red Bull Rookies Cup 2025 di Misano
Veda Ega Pratama di RBRC 2025 tampil sangat mengesankan dan berhasil mengunci gelar runner up di Red Bull MotoGP Rookies Cup (RBRC).
Perjalanan Veda tidaklah mudah. Pada balapan pertama yang berlangsung pada hari Sabtu, 13 September 2025, Veda memulai balapan dari posisi kedua berdasarkan hasil kualifikasi yang telah dilakukannya.
Sejak awal, Veda terus berusaha menekan dan membayangi posisi pertama.
Rapatnya persaingan di seri penutup ini membuat perubahan posisi di grup depan sulit terhindarkan.
Sayangnya, Veda terjatuh karena tersenggol pembalap lain saat balapan menyisakan empat lap.
Insiden ini membuat posisi juara harus ia relakan dan ia turun 1 peringkat ke posisi tiga di klasemen sementara.
Di balapan kedua, pembalap lulusan Astra Honda Racing School tahun 2018 ini kembali bangkit dan terus menekan sejak awal.
Meski posisi pimpinan balap bukan hal mudah untuk diburu, Veda tetap mencoba.
Memasuki putaran kedelapan, pembalap yang menempati posisi kedua klasemen sementara terjatuh, yang secara otomatis membuat Veda mengunci posisi runner up.
Veda berusaha fokus untuk finis di posisi keempat.
Namun, karena melakukan pergerakan agresif di putaran akhir, ia harus menerima hukuman penalti dan turun ke posisi lima.
Meski demikian, Veda mengungkapkan rasa syukurnya atas pencapaian ini.

