Namun, pada lap ketujuh, Aldeguer menunjukkan keberanian dan bakatnya dengan melakukan manuver bersih di Tikungan 10.
Ia menyalip Acosta untuk merebut posisi pertama yang sangat krusial dalam balapan ini.
Acosta sempat membalas serangan di Tikungan 1 pada lap berikutnya, tetapi ia melebar, memberi kesempatan besar bagi Aldeguer untuk kembali mengambil alih posisi.
Sejak saat itu, pembalap muda dengan nomor motor #54 ini benar-benar tampil tak terbendung dan tampil sangat dominan.
Ia mencatat lap balapan tercepat yang baru dan memperlebar jarak yang aman hingga 6,5 detik di tengah lomba berlangsung.
Di belakang Aldeguer, pertarungan untuk posisi podium berlangsung sangat sengit dan menghibur penonton.
Alex Rins (Monster Energy Yamaha MotoGP), Raul Fernandez (Trackhouse MotoGP), Brad Binder (Red Bull KTM), dan Fabio Quartararo turut terlibat dalam duel ketat bersama Marini dan Acosta.
Pada lap ke-22 yang sangat menentukan, Alex Marquez berhasil menyalip Acosta di Tikungan 10 dan kemudian melewati Rins di Tikungan 1 yang cepat.
Manuver ini sempat menciptakan formasi Gresini 1–2 yang mengejutkan di Mandalika, menunjukkan keunggulan tim tersebut.
Namun, Acosta tidak menyerah sedikit pun; ia menyalip kembali Alex Marquez di dua lap terakhir dan mengamankan posisi kedua hingga garis finis.
Aldeguer, yang memimpin dengan sangat tenang di depan, melintasi garis finis dengan keunggulan luar biasa 8,6 detik penuh.
Dominasi ini adalah hal yang jarang terjadi di era MotoGP modern yang sangat kompetitif.
Kemenangan Bersejarah bagi Debutannya
Kemenangan luar biasa pada MotoGP Mandalika 2025 menjadi kisah luar biasa bagi Fermín Aldeguer, debutan muda berusia 19 tahun.
Setelah naik ke kelas utama awal musim ini, ia menunjukkan kematangan yang luar biasa di lintasan yang dikenal teknis dan menuntut ketahanan fisik tinggi.
“Balapan ini terasa seperti mimpi yang jadi kenyataan, saya masih tidak percaya bisa menang di sini di Mandalika,” ujar Aldeguer.
“Tim saya bekerja keras tanpa henti sepanjang akhir pekan ini, dan saya sangat bersyukur atas dukungan mereka,” lanjutnya.
“Mandalika akan selalu menjadi tempat spesial bagi saya untuk selamanya,” tutup Aldeguer dengan mata berbinar saat diwawancarai setelah balapan.
Kemenangan ini memberikan warna yang sangat segar bagi hasil MotoGP Mandalika 2025.

