Meskipun terjatuh, Zarco dengan cepat bangkit dan dilaporkan tidak mengalami cedera serius.
Bahkan, Ia menunjukkan mentalitas pantang menyerah dengan kembali ke lintasan dan berhasil mencatatkan waktu yang signifikan.
Kemudian, rookie Fermin Aldeguer dari Gresini Ducati juga menghadapi tantangan serupa.
Aldeguer tercatat mengalami dua kali kecelakaan selama sesi latihan ini, menjadikannya “double faller”.
Salah satu insidennya juga terjadi di Tikungan 1.
Bagi seorang rookie, insiden semacam ini adalah bagian dari proses adaptasi yang cepat terhadap kecepatan dan kompleksitas motor MotoGP di sirkuit baru.
Beruntung, Aldeguer juga dipastikan dalam kondisi baik setelah kedua insiden tersebut.
Tak ketinggalan, Pedro Acosta yang tengah menjadi sorotan juga sempat mengalami insiden.
Ia terjatuh di Tikungan 3 pada sesi FP1, sesi latihan bebas sebelumnya.
Insiden ini menegaskan bahwa bahkan pembalap dengan performa terbaik pun tidak luput dari risiko di Sachsenring.
Seperti rekan-rekannya, Acosta juga dinyatakan tidak cedera berarti dan dapat melanjutkan sesi latihan.
Kecelakaan di sesi latihan MotoGP Jerman ini adalah pengingat konstan akan bahaya yang melekat pada balap motor berkecepatan tinggi.
Mereka menunjukkan betapa sempitnya margin kesalahan dan bagaimana satu miskalkulasi kecil dapat berujung pada insiden.
Namun, kesigapan petugas medis dan marshal, serta standar keamanan sirkuit modern, memastikan keselamatan pembalap tetap menjadi prioritas utama.
Secara keseluruhan, sesi latihan MotoGP Jerman 2025 di Sachsenring telah memberikan gambaran awal yang menarik tentang potensi kecepatan dan tantangan yang akan dihadapi di akhir pekan balapan.

