Jack Miller dari tim Pramac Yamaha juga terjatuh di Tikungan 12 pada menit-menit terakhir sesi.
Lima pembalap lainnya yang melengkapi enam besar FP1 adalah Pedro Acosta, Luca Marini, Alex Marquez dan Marco Bezzecchi.
Menariknya, Marquez dan Acosta adalah satu-satunya pembalap di enam besar yang menyelesaikan sesi dengan ban lama.
Luca Marini yang dilaporkan menggunakan sasis baru pagi itu, sempat menempati posisi kedua untuk HRC.
Persaingan dan Tantangan di Trek Baru
Dengan Marc Marquez di Balaton Park mendominasi, beberapa pembalap top lainnya tampak kesulitan.
Rekan setimnya, Francesco Bagnaia, hanya mampu menempati posisi ke-15.
Begitu pula dengan pembalap lain yang kesulitan menemukan ritme, seperti Enea Bastianini di posisi kedelapan dan Johann Zarco di posisi ke-14.
Situasi ini semakin sulit bagi tim LCR Honda, di mana Johann Zarco harus memikul beban berat sebagai satu-satunya perwakilan yang bertarung di trek.
Sebelumnya, pembalap penguji HRC, Aleix Espargaro, dijadwalkan menggantikan rookie Somkiat Chantra yang cedera di LCR akhir pekan ini.
Namun, Espargaro dinyatakan tidak fit pada hari Kamis karena cedera punggung akibat kecelakaan sepeda baru-baru ini.
Takaaki Nakagami, pembalap penguji Honda lainnya, juga absen karena cedera ligamen lutut.
Meskipun enam pembalap Ducati telah menghabiskan satu hari di atas Superbike Panigale untuk mempelajari trek selama liburan musim panas, performa pada sesi latihan bebas ini menegaskan bahwa setiap tim masih memiliki pekerjaan rumah besar untuk menemukan setup terbaik.
Layout sirkuit Balaton Park yang sempit berarti kecepatan tertinggi pagi ini yaitu 306,8 km/jam oleh Marc Marquez, sama persis dengan kecepatan terbaik akhir pekan yang dicatat oleh Bagnaia di Sachsenring, Jerman.
Rekor lap di Balaton Park yang baru dibuat oleh Marquez menjadi acuan bagi semua tim untuk mengejar di sesi-sesi berikutnya.
Kesimpulan dari hari pertama ini jelas perebutan posisi teratas akan sangat ketat dan setiap detail kecil akan sangat menentukan hasil balapan.

