Jumlah perwakilan yang hadir tercatat sekitar orang, semuanya merupakan mantan pebalap yang sangat antusias.
Pembentukan Pengurus Pusat Exrider Indonesia
Pada momen bersejarah tersebut, pengurus pusat Exrider Indonesia telah resmi mereka tetapkan.
Struktur kepengurusan ini melibatkan tokoh-tokoh penting yang berasal dari berbagai wilayah Indonesia.
Susunan pengurus ini akan menjadi motor penggerak bagi semua kegiatan komunitas pada masa depan.
Anggota komunitas mengharapkan mereka mampu mengemban amanah untuk memajukan komunitas mantan pembalap Indonesia.
Komunitas mengamanahkan posisi Penasehat kepada Asep Hendro yang berasal dari DKI Jakarta.
Sementara itu, Andi Iwan Karumpa yang mewakili wilayah Sulawesi mengisi posisi Pembina komunitas.
Kursi Ketua Exrider Pusat panitia percayakan kepada Dicky Setiawan dari Jawa Tengah.
Inuk Blazer dari DKI Jakarta menjabat Posisi Sekretaris Jenderal atau Sekjen organisasi ini.
Boris Tyo Pamungkas dari Kalimantan Timur yang sangat berdedikasi memegang Posisi Bendahara.
Humas dan Sekretariat Pusat
Struktur kepengurusan pusat Exrider Indonesia melengkapi posisinya dengan tiga nama penting pada divisi Humas.
M. Rovic dari Jawa Tengah mengisi peran Humas untuk komunitas ini.
Nuzul Rahman, yang mewakili Kalimantan Timur, menjabat sebagai Humas untuk menjangkau wilayah timur.
Komunitas mempercayakan posisi Humas terakhir kepada Deden Gantar yang berasal dari Jawa Barat.
Harapan terbentuknya susunan pengurus ini agar mampu menjalankan semua tugas yang diberikan untuk kemajuan komunitas.
Markas atau Sekretariat Pusat Exrider Indonesia berlokasi di AHRS Office yang beralamat di Jalan H. Japat, Depok.
Komunikasi lebih lanjut dapat melalui M. Rovic sebagai Humas melalui nomor telepon.
Kontak tersebut melayani pertanyaan atau informasi mengenai kegiatan dan keanggotaan Exrider di Indonesia.

