BIKERSEXPERT.COM — Kompetisi bola basket pelajar paling bergengsi di Indonesia, Developmental Basketball League (DBL), kembali mengukir cerita di babak final Honda DBL Jakarta Series North Region.
Di ajang final DBL Jakarta 2025 yang berlangsung di GOR Tanjung Priok, Jakarta Utara, atmosfer persaingan yang luar biasa menjadi saksi bisu dominasi SMA Jubilee.
Dukungan penuh dari suporter dan semangat kompetisi yang tinggi mengiringi momen-momen penentuan juara.
Semua mata tertuju pada hasil Honda DBL Jakarta Series North Region tahun ini, yang menobatkan SMA Jubilee sebagai juara di dua kategori sekaligus, putra dan putri.
Kemenangan ini tidak hanya menunjukkan kekuatan tim, tetapi juga menjadi bukti konsistensi SMA Jubilee dalam mengukir prestasi.
Keberhasilan mereka di kategori putra dan putri menegaskan status sekolah tersebut sebagai salah satu kekuatan utama dalam basket pelajar.
Kompetisi yang diselenggarakan di bawah naungan Honda ini juga dimanfaatkan untuk menyatukan komunitas, keluarga dan generasi muda dalam semangat positif olahraga.
Dominasi SMA Jubilee Juara DBL Jakarta Series North Region di Kategori Putra dan Putri
SMA Jubilee berhasil mengukir sejarah dengan menjadi SMA Jubilee juara DBL di dua kategori sekaligus.
Pada pertandingan final putra, mereka menghadapi Bunda Mulia School dalam laga yang berlangsung ketat di awal.
Namun, berkat kerja sama tim yang solid dan pertahanan yang rapat, SMA Jubilee mampu mengendalikan tempo permainan.
Kemenangan dengan skor akhir 83-48 menjadi bukti nyata dari persiapan matang dan mental juara yang mereka miliki.
Bagi Bunda Mulia School, ini merupakan pengalaman berharga karena ini adalah kali pertama mereka berhasil menembus babak final, menunjukkan potensi besar mereka di masa depan.
Tidak hanya di kategori putra, tim putri SMA Jubilee juga tak terbendung.
Sejak debut mereka di tahun 2022, tim putri ini belum pernah tergeser dari takhta juara, dan mereka kembali membuktikannya.
Di final DBL Jakarta 2025, mereka mengalahkan SMA Bina Bangsa School Pantai Indah Kapuk (BBS Tigers) dengan skor telak 85-9.
Kecepatan transisi serangan, akurasi tembakan, serta kedisiplinan dalam bertahan membuat lawan kesulitan menemukan celah.

