Tips
Beranda » Berita » 7 Langkah Penting Perawatan Motor Setelah Terendam Banjir: Nomor 5 Sering Kelupaan Nih

7 Langkah Penting Perawatan Motor Setelah Terendam Banjir: Nomor 5 Sering Kelupaan Nih

Perawatan Motor Setelah Terendam Banjir
Banjir di Sejumlah Wilayah Jakarta

Jika motor Anda mati saat atau setelah menerjang banjir, jangan paksakan untuk menyala, karena berisiko water hammer.

  • Putus Total Aliran Listrik.

Segera putar kunci kontak ke posisi “OFF” dan lepaskan kabel dari terminal aki (baterai), dimulai dari terminal negatif (-).

Langkah ini mutlak diperlukan untuk mencegah korsleting pada komponen elektronik sensitif.

  • Lakukan Pembersihan Awal.

Sebelum membongkar apapun, cuci motor dengan air bersih bertekanan rendah untuk merontokkan semua lumpur, pasir dan kotoran yang menempel.

Lumpur yang dibiarkan mengering akan sangat sulit dihilangkan dan dapat memicu karat dengan cepat.

Suzuki DR-Z4SM di IIMS 2026 Menjadi Primadona Baru Pecinta Supermoto Indonesia

Ini adalah langkah awal untuk cegah karat motor.

  • Periksa dan Ganti Oli (Mesin & Gardan).

Buka dan tarik dipstick oli mesin.

Jika oli bercampur air, warnanya akan berubah menjadi putih susu, cokelat muda atau kopi susu.

Segera kuras oli mesin yang terkontaminasi dan lakukan proses flushing.

Untuk motor matic, periksa juga oli gardan dan ganti jika terkontaminasi.

Keberhasilan Kolaborasi IIMS 2026 Buktikan Kekuatan Ekosistem Otomotif Nasional

  • Periksa Sistem Kelistrikan dan Filter Udara.

Lepaskan busi, bersihkan dan keringkan.

Busi yang basah dapat menyebabkan mesin “brebet” atau sulit menyala.

Periksa semua sambungan kabel dan soket, keringkan menggunakan udara bertekanan atau lap kering, dan gunakan contact cleaner.

Lepaskan filter udara dan periksa apakah basah atau kotor.

Jika basah, keringkan atau ganti sesuai jenisnya.

Penghargaan Motor IIMS 2026 Diberikan sebagai Apresiasi untuk Inovasi Terbaik

  • Pembersihan Transmisi, Rem, Knalpot dan Pencegahan Karat.

Bersihkan rantai dari lumpur dan kotoran, lalu lumasi kembali.

Untuk motor matic, buka dan bersihkan ruang CVT dengan kompresor.

Bersihkan lumpur pada cakram dan kaliper rem.

Pastikan knalpot bebas air dengan menyalakan mesin sebentar atau memiringkan motor.

Terakhir, pastikan semua bagian motor kering sempurna setelah dicuci untuk cegah karat motor jangka panjang.

Berikan pelumas pada bagian yang rawan berkarat seperti standar samping dan tengah, footstep, serta kaki-kaki motor.

Meskipun banyak pemeriksaan dan perawatan awal dapat dilakukan secara mandiri, ada batas kompetensi yang harus diakui oleh setiap pemilik sepeda motor.

Jika motor masih sulit distarter atau sama sekali tidak bisa menyala setelah melakukan semua langkah penanganan mandiri, ini adalah indikasi kerusakan serius yang memerlukan pemeriksaan lebih lanjut oleh teknisi ahli.

Sama halnya jika motor berhasil dinyalakan namun menghasilkan suara mesin yang kasar, bising atau aneh, ini bisa menjadi indikasi kerusakan pelumas atau gesekan tidak normal pada komponen internal mesin.

Idealnya, motor harus dibawa ke bengkel dalam batas waktu kurang dari satu hari setelah menembus banjir.

Penanganan motor banjir secara cepat oleh profesional akan mencegah kerusakan yang lebih luas di kemudian hari.

Ingat perawatan motor setelah terendam banjir perlu dilakukan untuk mencegah kerusakan serius, menjaga performa optimal dan yang terpenting, memastikan keselamatan berkendara.

Selalu waspada terhadap kondisi jalan saat musim hujan dan hindari menerjang banjir jika memungkinkan.

Perawatan yang proaktif adalah kunci untuk memperpanjang usia pakai motor Anda dan memastikan setiap perjalanan tetap aman dan nyaman.

Laman: 1 2